Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Ketua Komisi II DPR RI Motivasi Pelajar di Pontianak, Dorong Generasi Muda Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045

PONTIANAK – (24/06/2026) Ketua Komisi II DPR RI, M. Rifqinizamy Karsayuda, mengajak pelajar dan mahasiswa di Kalimantan Barat untuk mempersiapkan masa depan sejak dini dengan meningkatkan kompetensi dan kapasitas diri sebagai bekal menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Ajakan tersebut disampaikan Rifqinizamy saat kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan bersama IPDN Kampus Kalimantan Barat di Pontianak. Kegiatan ini diikuti oleh praja IPDN Kampus Kalbar serta ratusan siswa-siswi SLTA dari Kota Pontianak dan sekitarnya.

Dalam arahannya, Rifqinizamy menekankan bahwa masa transisi dari jenjang sekolah menengah menuju perguruan tinggi maupun sekolah kedinasan merupakan fase penting yang harus dipersiapkan dengan matang. Menurutnya, generasi muda perlu memiliki visi yang jelas, memperkuat karakter, serta meningkatkan kompetensi agar mampu bersaing dan berkontribusi dalam pembangunan nasional.

“Persiapan sejak dini menjadi modal utama untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Selain memberikan motivasi, kegiatan tersebut juga menghadirkan pembekalan mengenai peluang melanjutkan pendidikan melalui sekolah kedinasan. Kepala Biro Administrasi Keprajaan, Kemahasiswaan, dan Alumni IPDN, Syamsu Khoiruddin, S.STP., M.Si. menjelaskan berbagai tahapan seleksi yang harus dipersiapkan para calon peserta, mulai dari seleksi administrasi, tes kesehatan, tes psikologi, hingga Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Ia juga mengimbau para siswa untuk mulai mempersiapkan diri dengan belajar secara mandiri melalui berbagai sumber, baik literatur daring maupun buku-buku latihan, agar lebih siap menghadapi proses seleksi.

Dalam pembekalan tersebut, sejumlah sekolah kedinasan yang menjadi pilihan lulusan SLTA turut diperkenalkan, di antaranya IPDN, STAN, STIN, hingga Akademi Kepolisian (Akpol). Para peserta memperoleh gambaran mengenai proses seleksi, jenjang pendidikan, serta peluang karier setelah lulus.

Salah seorang peserta, Noval Apriliandi, mengaku termotivasi setelah mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai materi yang disampaikan para narasumber memberikan wawasan baru sekaligus semangat untuk terus belajar dan mempersiapkan masa depan.

Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, diharapkan para pelajar mampu membangun jiwa kepemimpinan, meningkatkan kualitas diri, serta memiliki kesiapan yang kuat untuk menjadi generasi penerus yang berdaya saing dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

 

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *